Jatuh
penah satu saat
aku jatuh
kau hulurkan tangan kasarmu
menyambut aku dari pepasir kotor
lantas aku senyum.
pernah satu saat
aku jatuh luka berdarah
aku mendongak mencarimu
namun bayang pon langsung aku tak dapat hidu
lantas aku menekup mukaku
dengan tapak tangan yang melekat pepasiran
dan air mata berderu laju
tanpa rasa segan
aku jatuh
kau hulurkan tangan kasarmu
menyambut aku dari pepasir kotor
lantas aku senyum.
pernah satu saat
aku jatuh luka berdarah
aku mendongak mencarimu
namun bayang pon langsung aku tak dapat hidu
lantas aku menekup mukaku
dengan tapak tangan yang melekat pepasiran
dan air mata berderu laju
tanpa rasa segan

Comments
Post a Comment